Nama-nama Hari Besar
Hari-hari besar dalam Islam, umumya di peringati dengan meriah. sebagian ulama, ada yang mengatakan, hari besar dalam Islam yang boleh dirayakan adalah Hari raya idul fitri dan idul adha. karena kedua hari ini diperingati oleh Rasulullah SAW seperti dalam hadits yang artinya; Anas bin Malik berkata, Bahwa ketika Rasulullah SAW datang ke Madinah, mereka (penduduk madinah) punya dua hari untuk bermain. Rasulullah SAW bersabda, Dua hari apakah ini?, Mereka menjawab, “ketika bermain-main dalam dua hari tersebut dimasa jahiliyah.” Rasulullah SAW bersabda, sesungguhnya Allah telah menggantinya dengan yang le bih baik yaitu hari Idul Adha dan Fitri (HR Bukhari Muslim) (Sunan Abu Dawud No 1134, Sunan Annasai no. 1556).
Memperingati diluar hari tersebut ada yang mengatakan Bid’ah. karena Nabi SAW tidak melakukannya. jika pengertian bid’ah adalah sesuatu yang tidak di lakukan Nabi SAW dan kita melakukannya, maka hidup kita tercebur dalam kebid’ahan. berapa banyak, sesuatu yang kita lakukan yang tidak di ajarkan Nabi SAW.
saya sih, enjoy aja. harus dibedakan jika ada pengertian bid’ah dengan perbuatan baik, maslahah mursalah, kebiasaan yang menyertai perbuatan wajib, sunnah, urusan dunia belaka, dll. mereka fasih bicara bid’ah adalah sesuatu yang tidak dilakukan Nabi SAW, tetapi mereka sama sekali tidak paham, apa yang namanya kebaikan dan urusan dunia semata, bahkan budaya yang lumrah. budaya yang lumrah adalah yang baik atau biasa saja menurut orang banyak. jika pad sebuah peringatan pad sebuah tradisi disuatu tempat dengan minum-minuma keras, sedangkan ini adalah sudah kebiasaan mereka, maka kebiasaan ini bukan termasuk kategori budaya yang lumrah. jelas toh, pengertian dan perbedaanya…
coba kita renungkan hari hari besar dalam Islam yang biasa kita peringati di muslim Indonesia bahkan Muslim sedunia. adalah Peringatan Isra Mi’raj (27 Rajab), peringatan Maulid Nabi SAW (12 Rabiul Awal), peringatan Nuzul Quran (17 Ramdhan), peringatan Tahun baru Islam (1 Muharam), dll. contoh hari banyak sumber mengatakan tidak di lakukan oleh Nabi SAW dan sahabatNya. namun masih ada juga yang mengatakan memepringatinya adalah bid’ah yang sesat.
coba kita renungkan dengan hati jernih, peringatan hari-hari di atas jelas berisi kebaikan. misalnya, ceramah agama. didalamnya juga memuat pendidikan agama Islam, silaturahim, bersedekah, memakmurkan masjid, dan sebagainya. banyak sekali kebaikan yang diciptakan umat Islam pada hari-hari besar dalam Islam yang diciptakan sendiri. jangankan di kaitkan dengan banyak ayat alquran dan sunnah berkait dengan bagaimana menciptakan kebaikan, bermasyarakat, menuntut ilmu, mungkin sangat banyak dalilnya. ambil satu contoh saja hadits yang berarti “mencari ilmu hukumnya wajib atas setiap muslim dan muslimat”. ada yang mengatakan hadits ini tidak shahih. apa kemudian kalau tidak shahih, haram untuk dilakukan. lho ini hadits, memotivasi betul akan pentingnya menuntut ilmu. kemudian hadits yang berarti “carilah ilmu sampai ke negeri china”. dapat dipahami, kita diperintahkan untuk mencari ilmu sampai jauh ke sana. artinya, di banyak tempat kita diperintahkan untuk tidak melupakan ilmu dunia dan ilmu akhirat. “Menuntut ilmu adalah dari ayunan sampai liang lahad”. kita di perintahkan menuntu ilmu dari kecil sampai mati.
peringatan hari-hari besar umat Islam, didalamnya melanggengkan budaya transformasi ilmu, dengan ceramah, kajian, dan sebagainya. berpegangan pada hadits shahih, bagi saya wajib. dan hati-hati terhadap hadits lain yang tingkatnya hasan, bahkan dhaif sekalipun, tidak ada salahnya jika isinya memang mengajak kebaikan dan dalam rangka menudkung amal ibadah kita atau Fadhailul A’mal.
islam tidak akan pernah maju, jika internalnya terjebak pada saling tuduh bid’ah dan mengaku yang paling bensar.
bagi saya memperingati hari-hari di Indonesia, boleh saja asalkan di dalamnya berisi kebaikan, ceramah, ajakan, sampai pada hal yang wajar saja alias urusan dunia saja. hari-hari di Indonesia di bawah ini adalah contoh dari banyaknya nama hari yang diperingati masyarakat Indonesia dari orang desa sampai pejabat negara.
Nama-nama hari (Referensi;wikipedia):
Januari:
1 Januari : Hari Perdamaian Dunia
1 Januari : Tahun Baru
3 Januari : Hari Departemen Agama
5 Januari : Hari Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal)
15 Januari : Hari Peringatan Laut dan Samudera
25 Januari : Hari Gizi dan Makanan
25 Januari : Hari Kusta Internasional
Februari:
5 Februari : Hari Peringatan Kapal Tujuh
9 Februari : Hari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)
9 Februari : Hari Kavaleri
13 Februari : Hari Persatuan Farmasi Indonesia
14 Februari : Hari Peringatan Pembela Tanah Air (PETA)
15 Februari : Hari Pembantu Rumah Tangga (PRT)
19 Februari : Hari KOHANUDNAS
22 Februari : Hari Istiqlal
28 Februari : Hari Gizi Nasional
Maret:
1 Maret : Hari Kehakiman Nasional
1 Maret : Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta
6 Maret : Hari Komando Strategis Angkatan Darat (Kostrad)
8 Maret : Hari Wanita/Perempuan Internasional
9 Maret : Hari Musik Nasional
10 Maret : Hari Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi)
11 Maret : Hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar)
18 Maret : Hari Arsitektur Nasional
22 Maret ; Hari air sedunia
23 Maret : Hari Meteorologi Sedunia
24 Maret : Hari Peringatan Bandung Lautan Api
27 Maret : Hari Klub Wanita Internasional (bahasa Inggris: Women International Club Day – WIC)
30 Maret : Hari Film Nasional
April:
1 April : Hari Bank Dunia
6 April : Hari Nelayan Nasional
7 April : Hari Kesehatan Internasional
9 April : Hari Penerbangan Nasional
9 April : Hari TNI Angkatan Udara
13 April : Hari Lima Puluh Kota
16 April : Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus)
18 April : Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika
19 April : Hari Pertahanan Sipil (Hansip)
21 April : Hari Kartini
22 April : Hari Bumi
24 April : Hari Angkutan Nasional
24 April : Hari Solidaritas Asia-Afrika
27 April : Hari Permasyarakatan Indonesia
Mei:
1 Mei : Hari Peringatan Pembebasan Irian Barat
1 Mei : Hari Buruh Sedunia
2 Mei : Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas
3 Mei : Hari Surya
4 Mei : Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia
8 Mei : Hari lahir Henry Dunant – bapak Palang Merah Sedunia
5 Mei : Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
11 Mei : Hari POM – TNI
17 Mei : Hari Buku Nasional
19 Mei : Hari Korps Cacat Veteran Indonesia
20 Mei : Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas
21 Mei : Hari Peringatan Reformasi
31 Mei : Hari Anti Tembakau Internasional
Juni:
1 Juni : Hari Lahir Pancasila
1 Juni : Hari Anak-anak Sedunia
3 Juni : Hari Pasar Modal Indonesia
5 Juni : Hari Lingkungan Hidup Sedunia
17 Juni : Hari Dermaga
24 Juni : Hari Bidan Nasional
26 Juni : Hari Anti Narkoba Sedunia
29 Juni : Hari Keluarga Berencana Nasional
Juli:
1 Juli : Hari Bhayangkara
5 Juli : Hari Bank Indonesia
9 Juli : Hari Satelit Palapa
12 Juli : Hari Koperasi
22 Juli : Hari Kejaksaan
23 Juli : Hari Anak Nasional
23 Juli : Hari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)
29 Juli : Hari Bhakti TNI Angkatan Udara
31 Juli : Hari Lahir Korps Pelajar Islam Indonesia (PII) Wati
Agustus:
5 Agustus : Hari Dharma Wanita Nasional
8 Agustus : Hari Ulang Tahun ASEAN
10 Agustus : Hari Veteran Nasional
12 Agustus : Hari Wanita TNI Angkatan Udara (Wara)
13 Agustus : Hari Peringatan Pangkalan Brandan Lautan Api
14 Agustus : Hari Pramuka
15 Agustus : Hari mengudaranya RBTV Asli Jogja
17 Agustus : Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia
18 Agustus : Hari Konstitusi Republik Indonesia
19 Agustus : Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
21 Agustus : Hari Maritim Nasional
24 Agustus : Hari Televisi Republik Indonesia (TVRI)
30 Agustus : Hari Orang Hilang Sedunia
September:
1 September : Hari Polisi Wanita (Polwan)
17 September : Hari Palang Merah Indonesia (PMI)
8 September : Hari Aksara
8 September : Hari Pamong Praja
9 September : Hari Olahraga Nasional
11 September : Hari Radio Republik Indonesia (RRI)
17 September : Hari Perhubungan Nasional
24 September : Hari Tani
26 September : Hari Statistik
27 September : Hari Pos Telekomunikasi Telegraf (PTT)
28 September : Hari Kereta Api
29 September : Hari Sarjana Nasional
30 September : Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965
Oktober:
1 Oktober : Hari Kesaktian Pancasila
5 Oktober : Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI)
9 Oktober : Hari Surat Menyurat Internasional
10 Oktober : Hari Kesehatan Jiwa
15 Oktober : Hari Hak Asasi Binatang
16 Oktober : Hari Parlemen Indonesia
16 Oktober : Hari Pangan Sedunia
24 Oktober : Hari Dokter Nasional
24 Oktober : Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
27 Oktober : Hari Penerbangan Nasional
27 Oktober : Hari Listrik Nasional
27 Oktober : Hari Blogger Nasional
28 Oktober : Hari Sumpah Pemuda
29 Oktober : Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)
30 Oktober : Hari Keuangan
November:
6 November : Hari Lahir Brigade Pelajar Islam Indonesia (PII)
10 November : Hari Pahlawan
10 November : Hari Ganefo
12 November : Hari Kesehatan Nasional
14 November : Hari Brigade Mobil (BRIMOB)
14 November : Hari Diabetes Sedunia
21 November : Hari Pohon
22 November : Hari Perhubungan Darat
25 November : Hari Guru
Desember:
1 Desember : Hari AIDS Sedunia
1 Desember : Hari Artileri
3 Desember : Hari Cacat
9 Desember : Hari Armada
10 Desember : Hari Hak Asasi Manusia
12 Desember : Hari Transmigrasi
15 Desember : Hari Infanteri
19 Desember : Hari Bela Negara
22 Desember : Hari Ibu
22 Desember : Hari Sosial
22 Desember : Hari Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD)
Bid’ah secara bahasa artinya adalah mengadakan sesuatu tanpa ada contoh sebelumnya.
Maknanya adalah suatu cara atau jalan yang baru yang diada-adakan di dalam agama, yang menyerupai syariat dan tujuannya adalah berlebih-lebihan dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Merujuk pada definisi di atas, maka yang disebut bid’ah yang dilarang dalam agama adalah bila tidak ada contoh sebelumnya dan dalam perkara agama. Misalnya sekarang kita berdakwah lewat radio, televisi, dan bahkan internet, teknologi yang pada zaman Rasulullah belum ada, maka itu bukan bid’ah. Seluruh teknologi itu dipandang sekedar sebagai alat.
Peringatan Maulud Nabi dilarang dan dianggap bid’ah karena tidak dicontohkan oleh Rasulullah dan shahabatnya. Lalu acara ini termasuk berlebihan dan menyerupai orang Nasrani yang memperingati Hari Natal sebagai kelahiran Nabi Isa.
Kita mencintai Rasulullah dengan mentaatinya, melaksanakan semua perintahnya, menjauhi semua larangannya, dan membenarkan semua berita yang disampaikannya.
Saya segera meluncurkan artikel tentang bid’ah. Silakan disimak untuk penjelasan yang lebih lengkap.
terima kasih Bang Dhe sharingnya tentang bid’ah. Kalau saya sih sederhana saja. banyak orang berkativiats di dunai ini di awali dengan Bismillah dengan harapan apa yang dilakukannya bernilai ibadah, tentu dengan diniati nait yang baik. bukan diniati dalam rangka ingkar kepada Allah SWT. mencoba menghargai apa yang dilakukan oleh orang lain tentu perbuatan yang terpuji. menurut saya pribadi. lakukan ibadah itu sesuai dengan keyakinan masing2, termasuk berbeda dengan yang lain (mungkin). tidak mengklaim dirinya adalah yang paling benar, menurut saya sudah membatasi akan dirinya untuk tidak mengatakan kepada orang lain bahwa yang orang lain lakukan adalah salah.
salam.
Terimakasih infonya, mohon ditambah yaitu 9 desember hari korupsi sedunia
Baru tahu nih Mas Kardi, terima kasih infonya.
Saya mencari nama domain yg bagus dari nama2 besar. heeee.. makasih buat sharenya…