PERSAK
Ini Persak, bukan Persik bukan pula Persuk. Persak adalah nama tim sepakbola, Persatuan Sepakbola Kebumen. Saya sebagai warga Kebumen dan penikmat sepakbola nyaris tak pernah mendengar nama itu. Saya tahu malah dari teman di dunia maya ini lewat komentar mereka maupun via email.
Sudah ada stadion, namun sayang kelihatan tak terawat dengan baik. Yaah…, stadion juga identik dengan lapangan sepakbola, walaupun multi fungsi adanya. Lama sekali tak ada kompetsisi local antar desa, antar kecamatan maupun antar klub local Kebumen. Tak seperti dulu. Dulu pernah sering ada kompetisi local antar desa maupun klub local daerah.
Mungkin, dukungan pemerintah daerah sangat di perlukan baik moril maupun materiil seikhlasnya untuk menghidupkan tim sepak bola Kebumen yang pernah ada. Beberapa Kabupaten di Jateng sudah berhasil berlaga di divisi utama. saat ini divisi utama bernama liga Ti-Phone. Kabupaten seperti Cilacap juga baru muncul di liga ini. Kota lain seperti Jepara dan PSIS bahkan sudah pernah berlaga di kasta sepakbola tertinggi Indonesia yaitu liga super atau ISL. Yaah.., berbagai tahapan kudu di lalui memang, jika ingin nongol di divisi utama. baru kemudian di ISL. Mungkin nggak yaaaa Persak nongol, kapan?
Peran kementerian olah raga, saya kira sangat perlu untuk merangsang persepakbolaan daerah khususnya yang berpotensi tetapi belum ada atau belum bangkit kembali. LPI atau liga pendidikan Indonesia rasanya belum cukup untuk kea rah sana. tetapi keberadaan LPI tetap penting dan strategis untuk dunia persepakbolaan kita. Perlu ada terobosan untuk mendorong ke daerah agar bisa membentuk tim bola daerah secara professional. Katanya, majunya sebuah negara juga bisa di tandai dengan majunya persepakbolaan. Karena di sana juga banyak perputaran ekonomi yang sangat besar. Mulai dari pembukaan lapangan pekerjaan, perusahaan swasta, hubungan antar manusia dan daerah/negara dan lain-lain.
Semoga Persak memang ada dan selalu ada untuk penikmat sepak bola.
Weh…
Mas Badruz hattrick postingan
Sedini muncul pirang2 tulisan
Mumpung kober Pak Mars
Koncoku guru SMA Kebumen meninggal di Arab, saat ibadah haji
Turut bela sungkawa Pak, semoga husnul hkotimah.
Saya juga baru dengar nih ada persatuan sepakbola kebumen. Soalnya tak pernah terdengar kabarnya mengikuti kompetisi…
selalu kompetisi lokal mungkin mas, jadi nggak terdengar sampai luar Kebumen, di dalam Kebumen saja juga tak terdengar
tapi kemarin sore aku lewat stadion, eh..pas ada sepak bola gitu dan lumayan cukup banyak parkir motornya. entah klub mana tuh…aku lewat saja
Mas Badruz, Persak itu sudah lama ada.
Saya sudah mengenal Persak sejak awal taun 90an karena waktu itu saya ikut aktif main bola di kebumen. Untuk Persak kala itu berada di divisi II PSSI, tapi dari taun ke taun tidak pernah naik kelas, dan berkutat di divisi II.
oh…, gitu ya mas. ya semoga sih masih ada. sehingga benar2 ada. bukan adanya ada kok serasa nggak ada. kuper kali gue ya..
Persak penigin ke ISL butuh waktu paling sedikit lima tahun..Dari divisi 3-2-1-utama – isl.. Dan itu butuh dukungan dari semua elemen masyarakat , pemerintah dll.. Disamping itu butuh dana yang banyak..
Tul Mas
rembang,kabupaten termiskin di Jawa Tengah yang tidak punya Universitas(seperti Purwokerto,Purworejo,), tak punya Jendral (seperti Purworejo, Banyumas),tak ada mall?Giant?hipermart?Sri ratu(seperti Purwokerto,Purworejo), tak dilewati kereta api, tak punya bandraa, tak ada yonif,punya pesisir 65 km tapi tak punya pelabuhan, aak punya kawasan industri, tapi sepakbolanya maju sejak tahun 1990. Mastinya kabupaten yang lebih maju san kaya seperti Purworejo, Banyumas, Kebumen, harus malu melihat kiprah Rembang yang miskin. Lebih baik bergabung saja dengan Purworejo, Magelang, Purwokerto, Temanggung, wonosobomembentuk klub sepakbola KEDU UNITED ato SATRIA SeLATAN ato BINTANg SELATAN. Gabungan ini akan menyamai kekuatan Persebaya, bahkan melebihi gabungan rREmbang, Grobogan, Kudus, Pati, Jepara. OK
amin ,,,
besok persak dlath morinho ,,hehe
trus mau datngin
pato,teves,snijdr ,,,
,sama beckam hahaha
oke, kalo besok gua jadi bupati kebumen, masalah utama yang harus diselesaikan yaitu mendirikan persak FC… amin, doa’in ye, gua jadi bupati kebumen tahun 2030an, hehhehehe
PERSAK VS PERSIBA BANTUL TH 2009 LO GA SALAH 10-0,MASIH TERKENAL IM/TORPEDO KAWEDUSAN DARI PERSAK,….MANA NIH PAK BUYAR JANJINYA MAU BIKIN SPK BOLA KEBUMEN LEBIH MAJUU…DI KEC PURING AJA ADA 2 LIGA YAITU LIGA PURBA (PURING BARAT)DAN PURTIM(PURING TIMUR)..RUTIN SAMPAI SEKARANG KALO PURTIM YG SERING JUARA SAWUNGGALIH FC KRANDEGAN,KALO BARAT JPC SITIADI DAN TAMBAK MULYA/SUWUK FC..AYO PAK BUPATI DUKUNG KOMPETISI SEJENIS DAN PERBANYAK LAGIIIII…
ya betul kalo perlu stadion di pindah di puring pasti lebih maju,bahkan pengusaha setempat mau mendukung dana walau kecil2an seperti biaya kostim,transport,minuman kaleng,bahkan dana walaupun hanya ratusan ribu sampai satu juta..
tanggal 21 insyaalah SuperSemarmania (pecinta persak kebumen) akan mengadakan aksi demo menuntut bupati agar menghdupkan persak kembali
Saya ikut SSB Perseka karanganyar yg sering juara kalau ada turnament didikan edi junaedi .. Anak didiknya diatas IM kutowinangun .. Semoga kami berhasil di waktu mendatang dan akan menghidupkan sepakbola indonesia khususnya kebumen